Kadin Indonesia Dorong Usaha Offline Jadi Online

Posted by KarimGanas on 10.12 in ,

Foto: http://possore.com
sebagai salah organisasi pengusaha di Indonesia Kadin ikut mendorong pengembangan usaha berbasis digital yang kini digiatkan masyarakat. Salah satunya mungkin usaha yang kamu kelola. Jika sebelumnya hanya berbasis offline, kini saatnya kamu kembangkan dengan perangkat digital yang tersedia.
Di era revolusi Industri 4.0, teknologi menjadi salah satu tantangan besar bagi para pelaku usaha. Sumber daya manusia yang unggul salah satunya adalah mereka yang mampu menguasai teknologi dengan baik. Walaupun kamu hanya seorang pengusaha kecil, jangan berpikir kalau teknologi tidak penting.

Pengembangan Bisnis Offline Jadi Online Berbasis Kualitas SDM Unggul

Saat kamu ingin bertransformasi mengembangkan bisnis dari offline ke online, dari mana kamu harus memulai? Sebagai organisasi pengusaha yang bergiat di bidang ekonomi ini mendorong pengembangan tersebut melalui upaya persiapan dan pengembangan sumber daya manusia yang unggul.
Langkah awal mempersiapkan sebuah bisnis berbasis digital adalah menyiapkan sumber daya manusia yang berkapasitas akan hal tersebut.
Dalam hal ini, Kadin telah melakukan berbagai kegiatan pelatihan, workshop dan berbagai sarana untuk mendorong peningkatan kualitas SDM yang memiliki kompetensi.
Kegiatan pelatihan ini diadakan bukan hanya di tingkat pusat tetapi juga Kadin daerah yang ada di Indonesia. Teknologi yang terus berkembang membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi layak menyongsong hal tersebut.
Tak cukup hanya dengan memberikan motivasi, tetapi peningkatan mutu secara teknis juga dilakukan oleh pihak organisasi ini.
Kalangan muda dari usia generasi milenial hingga generasi Z umumnya cukup siap dilatih untuk pengembangan kualitas SDM. Namun, bukan berarti generasi tua tidak bisa berkompetisi dengan generasi muda. Peluang untuk belajar dan bersaing selalu terbuka selagi kamu punya kemauan.
Mengapa pengembangan sumber daya manusia menjadi hal yang sangat diperhatikan? Sebab manusia adalah pelaku utama dalam bisnis. Sehebat apapun teknologi yang ada, jika manusia tidak siap menggunakannya maka semuanya akan sia-sia. Daya saing akan rendah.
Mengenalkan perangkat teknologi, meningkatkan pengalaman penggunaan dan wawasan terkait perangkat teknologi untuk kepentingan bisnis menjadi hal penting sebelum kamu serius mengembangkan bisnis di era digital.

Sumber Daya Manusia Unggul untuk Bisnis Produktif

Kadin Indonesia menilai, sebuah bisnis yang produktif diawali dengan kualitas SDM yang mumpuni, kamu setuju?
Sebagai contoh misalnya, mungkin kamu menganggap bisnis pengantaran makanan online hanya bisnis sederhana yang bisa dikerjakan oleh sembarang orang.
Namun, tahukah kamu para pengembangan aplikasi berbasis online tersebut memiliki latar belakang pendidikan yang tak sederhana. Tak sama dengan pedagang pinggiran yang sama-sama menjual makanan.
Mereka adalah para pakar di bidangnya, memiliki pengalaman yang baik terhadap bidang yang digeluti sekaligus memiliki kreativitas yang bisa diandalkan. Hasilnya terbukti layanan bisnis berbasis online tersebut menghasilkan omset yang sangat jauh di atas usaha konvensional yang dikembangkan masyarakat.
Alasan ini membuat Kamar Dagang dan Industri Indonesia sangat mendorong penguatan kualitas SDM untuk sebuah bisnis usaha yang mampu bersaing dan tumbuh produktif.
Tak bisa dipungkiri, salah satu kendala di dunia usaha kecil menengah yang ada di lingkungan kita salah satunya adalah masalah SDM. Penguasaan teknologi, kemampuan manajemen yang baik, serta pengetahuan-pengetahuan seputar bisnisnya masih minim.
Kerangka berpikir masih sebatas pedagang, bukan pengusaha.
Akibatnya usaha yang dijalankan hanya stagnan dan tidak berkembang dari waktu ke waktu. Hal ini membuat produktivitas menjadi kecil dan sulit mengalami pertumbuhan.
Kadin sebagai organisasi para pengusaha yang peduli dengan kondisi ekonomi masyarakat sangat mendorong penguatan bisnis berbasis pengembangan SDM. Terlebih lagi di era perkembangan bisnis daring saat ini. Mendorong bisnis offline dikembangkan menjadi online menjadi salah satu solusi.